9 Cara Penulisan Berita Nasional yang Dipublikasikan via Online

Berita nasional yang dipublikasikan secara online punya ciri khas tersendiri. Berbeda jauh dengan berita yang dipublikasikan di media cetak. Mayoritas disajikan dengan cara yang sederhana dan mudah ditangkap isinya oleh pembaca. Tapi soal isi tetap padat dan memiliki cakrawala yang luas. Ada sekitar 9 cara yang bisa Anda terapkan di bawah ini.

  1. Belajar Anatomi Berita

Sama seperti kegiatan melukis. Saat menulis juga harus mengetahui anatomi beritanya. Mulai dari kepala berita, baris tanggal, teras berita, sampai tubuh berita. Dengan belajar anatomi berita, proses yang dilewati saat menulisnya jadi lebih mudah. Cara sederhana ini memang paling cocok untuk penulisan berita online yang rajin diperbarui secara berkala.

  1. Menulis Berita yang Mudah Dipindai

Cara ini kerapkali disebut dengan scannability. Ciri khususnya itu mudah dinikmati, enak dibaca, dan nyaman dipandang. Hal ini dikarenakan berita yang disajikan tidak di atas media kertas, melainkan media digital. Jadi pemilihan kata-katanya harus benar-benar diperhatikan. Mudah pula dimengerti oleh pembaca berita dari kalangan mana pun.

  1. Menulis Berita yang Berguna

Jangan hanya mengejar “klik”, tapi memang harus memiliki muatan yang berguna. Waktu pembaca untuk membaca berita online sangat terbatas. Mereka bisa saja menutup laman kapan saja dan tidak akan kembali kalau berita yang disajikan jauh dari nilai guna. Minimal bisa menghibur, kalau memang nilai gunanya sangat minim.

  1. Berita yang Ditulis Mudah Ditemukan

Ada teknik khusus yang membuat berita online yang ditulis mudah ditemukan. Namanya “fokus kata kunci”. Jadi dalam berita tersebut ada sebaris kata kunci yang mewakili keseluruhan isi berita nasional. Khususnya untuk media online yang masih debutan. Media nasional yang sudah lama berkiprah saja masih menggunakan cara ini.

  1. Pemilihan Judulnya Provokatif

Provokatif berbeda dengan memprovokasi, ya. Kata lainnya adalah menarik. Jadi, setiap pemilihan judul dalam berita online harus mampu mengundang klik untuk para pembacanya. Minimal ketika pembaca menemukan judul yang Anda tulis, langsung terbersit niat mau buka secara keseluruhan. Meskipun sedikit niat, itu sudah bagus.

  1. Paragraf yang Ditulis Pendek-Pendek

Inilah ciri khas yang tidak ditemui dalam karya ilmiah, karya fiksi, dan semacamnya. Berita yang dipublikasikan di media online amat disarankan pendek-pendek. Jadi pembaca punya jeda khusus untuk bernapas sebelum melompat ke alinea berikutnya. Maksimal penulisannya 5 baris untuk setiap paragrafnya.

  1. Jarak per Paragrafnya Wajib Diperhatikan

Jarak ini kalau di media cetak mungkin kurang begitu diabaikan. Tapi kalau di media online sifatnya jadi wajib. Soalnya setiap tulisan yang disajikan harus memiliki titik fokus tertentu biar tidak melebar ke topik lain. Lagi pula, dengan jarak per paragraf yang pas akan membuat pembaca nyaman saat membaca hingga tuntas.

  1. Rata Kiri

Pada penulisan buku, tabloid, maupun skripsi rata-rata menggunakan gaya tulisan rata kanan-kiri. Khusus untuk liputan berita nasional yang disajikan secara online harus rata kiri. Fungsinya agar saat dipandang oleh pembaca jadi lebih mudah. Kesannya juga lebih stylish dan tidak terkesan kaku.

  1. Memakai Gambar maupun Video

Sekarang media cetak juga mulai mengadopsi cara penulisan berita online. Terutama saat menambahkan gambar maupun video dalam konten. Cara ini wajib diterapkan untuk berita di media online agar pembaca saat melihat judul dan gambar langsung punya gairah untuk membaca lebih lanjut.

Penulisan berita nasional secara online memang punya cara yang khas. Mayoritas mempertimbangkan kenyamanan pembaca dan kelengkapan isinya. Tidak terkesan asal jadi. Kadangkala untuk memantik rasa empati, teknik yang dipakai juga lebih mengarah ke dalam bentuk naratif. Tapi tidak sepenuhnya begitu.

(Visited 17 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *