Ini Hal yang Akan Terjadi Jika Pilot Jatuh Sakit Saat Menerbangkan Pesawat

Seorang pilot tak cuma dituntut untuk bisa menerbangkan pesawat. Lebih dari itu, pilot juga harus berani mengambil keputusan, sekalipun dalam keadaan darurat. Salah satu keadaan darurat yaitu saat pilot jatuh sakit ketika menerbangkan pesawat.

Namun bagaimana jika pilot jatuh sakit secara tiba tiba saat penerbangan? Pilot untuk maskapai penerbangan Inggris mengungkapkan kepada express.co.uk, apa yang sebenarnya terjadi jika seorang pilot jatuh sakit saat penerbangan. Pilot itu mengatakan, untungnya selalu ada dua pilot yang menerbangkan pesawat.

Sehingga, selalu ada pilot lain yang menerbangkan pesawat saat satu pilot jatuh sakit. Terlebih lagi, pilot dilatih untuk menghadapi kemungkinan semacam itu. "Semua pilot dilatih untuk menangani 'pilot incapacitation event' di mana pilot lain tidak dapat melanjutkan tugasnya dalam penerbangan," kata pilot itu.

Dengan satu pilot, penerbangan kemudian akan melakukan pendaratan darurat di bandara terdekat. "Kami (co pilot) kemudian akan menerbangkan pesawat sendiri dan mengalihkan ke bandara terdekat," lanjutnya. Namun berbeda jika bandara yang dituju sudah dekat.

Maka satu pilot yang bertugas dapat menerbangkan pesawat sesuai dengan rute yang seharusnya. Pilot incapacitation event atau peristiwa ketidakmampuan pilot dapat berupa flu berat atau gangguan pendengaran. Dalam kasus ini, pramugari diperbolehkan menggunakan peralatan medis yang tersedia di pesawat.

Ada juga saluran telepon radio langsung ke dokter yang sedang bertugas 24 jam sehari. Mengutip dari express.co.uk, pilot yang tidak sakit pertama tama akan fokus pada navigasi pesawat sebelum mengkoordinasikan bantuan dokter panggilan. Selanjutnya, barulah pilot itu merencanakan pendaratan darurat.

Kejadian seperti ini pernah terjadi pada Oktober 2015 lalu. Saat itu pilot United Airlines pingsan, tetapi co pilot berhasil mendaratkan pesawat dengan selamat. Meski kasus ini jarang terjadi dalam dunia penerbangan, namun maskapai juga melakukan antisipasi.

Satu cara yang biasanya dilakukan adalah dengan memberikan makanan dengan menu berbeda untuk pilot dan co pilot. Selain itu, makanan pilot, co pilot, dan penumpang juga dibedakan. Tujuannya tentu saja untuk mencegah kedua pilot dan co pilot jatuh sakit bersamaan dalam keadaan darurat.

"Kami akan makan makanan yang berbeda untuk mencegah masalah yang timbul jika ada masalah dengan makanan yang bisa melumpuhkan kita," jelas pilot Inggris itu. Dengan begitu, jika salah satu pilot sakit karena makanan, maka pilot lain tetap bisa mendaratkan pesawat.

(Visited 3 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *